My Holiday Movies Review: 3 Idiots (2009)

“Mau bergabung dengan tim para idiot?”

Sutradara: Rajkumar Hirani

Genre: Comedy, Drama

Pemain: Aamir Khan, Kareena Kapoor, R. Madhavan, Sharman Joshi, Boman Irani, Omi Vaidya, Mona Singh, Parikshit Sahni

Durasi: 164 menit

Film ini sudah dirilis kurang lebih 1,5 tahun yang lalu. Banyak sekali teman saya yang merekomendasikan film ini, tetapi saya sama sekali tidak berminat karena film ini asli buatan India. Kalau membayangkan film India pasti ada adegan dansa-dansa dengan musik khas India yang sama sekali bukan selera saya. Akhirnya saya pun mencoba untuk menonton film ini, walaupun dengan rasa terpaksa.

Sinopsis:

Tiga mahasiswa teknik mesin yaitu Farhan, Raju dan Rancho adalah sahabat yang memiliki motif, tujuan dan masalah yang berbeda-beda terhadap keputusannya untuk menjadi mahasiswa jurusan ini. Rancho yang memiliki pola pikir dan pandangan yang berbeda dari kebanyakan orang seringkali menentang gaya pengajaran para dosen, dan membuat kepala sekolah, yaitu Professor Viru (sebutan: Virus) marah padanya. Rancho dan kedua temannya diberi label sebagai “para idiot” dan berusaha untuk menghancurkan persahabatan dan membuat malu mereka. Virus mempunyai mahasiswa kesayangannya, yaitu Chatur, yang memiliki gaya belajar menghapal mati segala sesuatu yang tertulis di buku daripada mengerti, untuk mencapai masa depan yang cerah.

Rancho yang ingin menyadarkan Chatur bahwa gaya belajarnya salah, sering membuat Chatur malu, sehingga Chatur pun membuat sumpah sepihak di mana mereka akan bertanding 10 tahun ke depan siapa yang akan lebih sukses. Di lain pihak, Rancho juga jatuh cinta pada pandangan pertama kepada Pia, anak dari Virus, yang membuat Virus semakin dendam pada Rancho. Bagaimanakah nasib ketiga “idiot” ini? Apa mereka berhasil mencapai cita-cita yang mereka impikan sejak kecil?

Kesan Pribadi:

Jujur saja saya agak illfeel saat menonton menit-menit awal film ini. Muka para tokoh asli India, bahasa yang sangat asing didengar, lalu diiringi lagu gemerincing ala India, semuanya itu sangat mendorong saya untuk segera mematikan film ini. Untunglah tanpa lama-lama, kita langsung diberikan plot utama cerita, yaitu janji suci antara Rancho dan Chatur. Saya jadi penasaran siapa yang berhasil lebih sukses, apalagi Chatur nampaknya sudah kaya raya, tetapi ada di mana Rancho sekarang berada? Farhan, Raju dan Chatur pun bepergian mencari keberadaan Rancho, dan sepanjang perjalanan flash back yang sangat panjang pun berjalan.

Flash back inilah yang menjadi kunci utama cerita. Dimulai dari pertemuan pertama mereka bertiga, saya sudah bisa merasakan “keanehan” atau “kegilaan” dari tokoh Rancho. Bukan kesan negatif, tapi saya sangat terkesan dengannya yang sangat kreatif dan memiliki pemikiran yang benar-benar out of the box. Ditambah dengan tokoh Virus yang super strict, ditandingkan dengan Rancho yang selalu menentang sistem pembelajaran yang digunakan Virus, membuat cerita semakin menarik seolah-olah kita sedang menyaksikan pertarungan ketat di mana kedua pihak secara bergantian melakukan tindakan ofensif dan defensif, namun bukan dengan fisik, melainkan otak dan psikologi. Film ini juga banyak sekali menghadirkan komedi yang benar-benar lucu dan membuat saya terbahak-bahak. Script film ini benar-benar patut diacungkan 2 jempol karena sangat cerdik. Walaupun tidak menggunakan visual effect yang spektakuler, namun 3 Idiots mampu membuat saya terpaku untuk terus menonton karena alur cerita yang menarik, permainan kata-kata yang cerdas, tampilan screen yang tidak monoton yang mampu mengaduk-aduk perasaan, juga penokohan yang sangat kuat.

Sangat diuntungkan lagu-lagu di film ini tidak segaring lagu-lagu India zaman dulu karena cukup enak didengar berikut juga dengan tarian-tarian yang unik dan terkadang membuat saya geli. Satu hal lain yang membuat saya menyukai film ini adalah eksplorasi tipe-tipe orang yang memang sering kita temui sepanjang hidup kita. Mulai dari yang takut akan masa depan (Raju), memiliki cita-cita pribadi namun dikekang oleh orang tua (Farhan), menilai segala sesuatu dengan merk dan uang (Suhas), sangat ketat dan tegas dalam menerapkan sistem yang kaku (Virus), tidak inovatif dan tidak pernah berubah (Chatur), dan sebagainya. Semua tipe orang ini dijelaskan dengan mendalam dan cukup terperinci. Saya sering terpukau dengan tindakan Rancho dalam menyikapi mereka semua.

Dengan durasi yang sangat panjang untuk film drama yakni hampir 3 jam, tentu saja saya pernah mengalami titik kebosanan, tetapi hanya sebentar sekali, ketika cerita menginjak bagian pertengahan, dan semuanya langsung berubah lagi menjadi menarik karena konflik yang ada. Dari film ini kita bisa mendapat banyak inspirasi yang berguna bagi hidup kita, khususnya para mahasiswa, juga para guru/dosen untuk lebih mengerti pola pikir para muridnya. 3 Idiots telah membuka mata saya untuk tidak menyepelekan film India (yang saya benci) karena film yang berkualitas bisa datang dari mana saja.

Score: 5/5

Satu Balasan ke My Holiday Movies Review: 3 Idiots (2009)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s