Menggabungkan 2 Teori Kedokteran Mengenai Tidur yang Ideal

Tidur adalah satu-satunya aktivitas yang sangat penting untuk menjaga tubuh agar kembali fit setelah melakukan rutinitas kegiatan kita sehari-hari. Selama tidur terjadi perbaikan sel-sel tubuh yang rusak, pertumbuhan, detoksifikasi dan lainnya.

Tetapi sebenarnya tidur yang baik dan dianjurkan itu seperti apa sih?

Baru-baru ini saya membaca 2 buah artikel mengenai jam tidur yang ideal.

Pertama : Proses Detoksifikasi Racun-Racun Tubuh .

Proses ini dikerjakan oleh hati secara bertahap setiap jam-nya, terutama pada malam hari. Berikut adalah artikel yang saya maksudkan.

Malam hari adalah saat dimana tubuh kita melakukan proses detoksifikasi (pembuangan racun), beberapa di antaranya harus berlangsung dalam keadaan tidur.


Berikut ini adalah rincian prosesnya :


– Pukul 21.00-23.00
: adalah waktu pembuangan zat- zat tidak berguna / beracun (detoksifikasi) di bagian sistem antibodi (kelenjar getah bening). Selama durasi waktu ini seharusnya dilalui dengan suasana tenang atau mendengarkan musik. Bila saat itu seorang ibu rumah tangga masih dalam kondisi yang tidak santai seperti misalnya mencuci piring atau mengawasi anakbelajar, hal ini dapat berdampak negatif bagi kesehatan.


-Pukul 23.00 – 01.00
: saat proses detoksifikasi di bagian hati, harus berlangsung dalam kondisi tidur pulas.


-Pukul 01.00 – 03.00 :
proses detoksifikasi di bagian empedu, juga berlangsung dalam kondisi tidur.


-Pukul 03.00 – 05.00 :
detoksifikasi di bagian paru-paru. Sebab itu akan terjadi batuk yang hebat bagi penderita batuk selama durasi waktu ini. Karena proses pembersihan / detoksifikasi telah mencapai saluran pernafasan, maka tak perlu minum obat batuk agar supaya tidak mer intan gi proses pembuangan kotoran.


-Pukul 05.00 -07.00:
detoksifikasi di bagian usus besar,
harus buang air di kamar kecil.


-Pukul 07.00-09.00
: waktu penyerapan gizi makanan bagi usus kecil, harus makan pagi. Bagi orang yang sakit sebaiknya makan lebih pagi yaitu sebelum jam 6:30. Makan pagi sebelum jam 7:30 sangat baik bagi mereka yang ingin menjaga kesehatannya.

Bagi mereka yang tidak makan pagi harap mengubah kebiasaannya ini, bahkan masih lebih baik terlambat makan pagi hingga jam 09-10 daripada tidak makan sama sekali.

Tidur terlalu malam dan bangun terlalu siang akan mengacaukan proses pembuangan zat-zat tidak berguna. Selain itu, dari tengah malam hingga jam 4 dini hari adalah waktu bagi sumsum tulang belakang untuk memproduksi darah.

SUMBER

Dari artikel di atas kita bisa menyimpulkan bahwa begadang itu sangatlah tidak baik karena merupakan akibat utama dari kanker hati. Paling maksimal pukul 23.00 kita semua harus sudah tertidur dengan lelap.

Kedua: 7 Jam, Angka Ajaib untuk Beristirahat

Artikel ini disajikan dalam bahasa Inggris. Walaupun begitu, saya percaya bahwa para pembaca blog ini sudah terbiasa membaca artikel dalam bahasa Inggris. Berikut adalah artikel tersebut.

WASHINGTON — People who sleep more or fewer than seven hours a day, including naps, are increasing their risk for cardiovascular disease, the leading cause of death in the United States, a study published Sunday shows.

Sleeping fewer than five hours a day, including naps, more than doubles the risk of being diagnosed with angina, coronary heart disease, heart attack or stroke, the study conducted by researchers at West Virginia University’s (WVU) faculty of medicine and published in the journal “Sleep” says.

And sleeping more than seven hours also increases the risk of cardiovascular disease, it says.

Study participants who said they slept nine hours or longer a day were one-and-a-half times more likely than seven-hour sleepers to develop cardiovascular disease, the study found.

The most at-risk group was adults under 60 years of age who slept five hours or fewer a night. They increased their risk of developing cardiovascular disease more than threefold compared to people who sleep seven hours.

Women who skimped on sleep, getting five hours or fewer a day, including naps, were more than two-and-a-half times as likely to develop cardiovascular disease.

Short sleep duration was associated with angina, while both sleeping too little and sleeping too much were associated with heart attack and stroke, the study says.

A separate study, also published in “Sleep”, showed that an occasional long lie-in can be beneficial for those who can’t avoid getting too little sleep.

In that study, David Dinges, who heads the sleep and chronobiology unit at the University of Pennsylvania school of medicine, found that 142 adults whose sleep was severely restricted for five days — as it is for many people during the work week — had slower reaction times and more trouble focusing.

But after a night of recovery sleep, the sleep-deprived study participants’ alertness improved significantly, and the greatest improvements were seen in those who were allowed to spend 10 hours in bed after a week with just four hours’ sleep a night.

“An additional hour or two of sleep in the morning after a period of chronic partial sleep loss has genuine benefits for continued recovery of behavioral alertness,” Dinges said.

In the study about sleep and cardiovascular disease, researchers led by Anoop Shankar, associate professor at WVU’s department of community medicine, analyzed data gathered in a national US study in 2005 on more than 30,000 adults.

The results were adjusted for age, sex, race, whether the person smoked or drank, whether they were fat or slim, and whether they were active or a couch potato.

And even when study participants with diabetes, high blood pressure or depression were excluded from the analysis, the strong association between too much or too little sleep and cardiovascular disease remained.

The authors of the WVU study were unable to determine the causal relationship between how long a person sleeps and cardiovascular disease.

But they pointed out that sleep duration affects endocrine and metabolic functions, and sleep deprivation can lead to impaired glucose tolerance, reduced insulin sensitivity and elevated blood pressure, all of which increase the risk of hardening the arteries.

Shankar suggested that doctors screen for changes in sleep duration when assessing patients’ risk for cardiovascluar disease, and that public health initiatives consider including a focus on improving sleep quality and quantity.

SUMBER

Pada artikel kedua tersebut dikatakan bahwa jam tidur yang ideal MUTLAK selama 7 jam. Ada efek buruk jika kita tidur kurang maupun lebih dari 7 jam. Perlu diingat bahwa 7 jam tersebut adalah akumulasi dari lama waktu tidur malam dan tidur siang kalian dalam 1 hari.

Kesimpulan dengan Menggabungkan 2 Teori Berdasarkan 2 Artikel di Atas

Dari pukul 21.00-23.00 Anda harus sudah bersantai dalam suasana tenang tanpa melakukan pekerjaan yang berat.

Untuk mencapai total waktu tidur selama 7 jam maka Anda mempunyai 2 pilihan:

1. Anda harus sudah tertidur lelap dari pukul 23.00 hingga 06.00. Selanjutnya ikuti petunjuk pada artikel pertama.

2. Jika Anda ingin tidur siang, maka Anda harus sudah tertidur lelap dari pukul 23.00 hingga 05.00.  Total waktu tidur baru 6 jam. 1 jam sisanya Anda tebus pada saat tidur siang.

Jadi aturlah waktu tidur Anda sedemikian rupa. Pilihlah salah satu pola tidur yang menurut Anda cocok untuk diikuti. Yang terpenting adalah jangan sampai Anda begadang!

Walaupun ini hanyalah teori semata, namun sudah dilakukan penelitian oleh para pakarnya. Setidaknya kita mengikuti saran mereka agar kehidupan kita menjadi lebih sehat dan berkualitas.

Satu Balasan ke Menggabungkan 2 Teori Kedokteran Mengenai Tidur yang Ideal

  1. NdRe mengatakan:

    wah tdk mungkin halnya bagi seorang mhs arsitektur😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: